Tips Praktis Mengganti Air Radiator Mobil Sendiri Tanpa Ke Bengkel

  • Whatsapp

Radiator pada mobil adalah komponen utama untuk mensupport kelancaran sistem kerja mesin mobil.

Pekerjaan paling utama radiator yaitu sebagai pendingin suhu pada mesin untuk memperoleh temperatur yang sesuai sama yang dapat mensupport kerja mesin supaya maksimal.

 

Supaya radiator awet, tetaplah bersih dan tidak mampet, maka dibutuhkan perawatan dengan cara teratur.

Umpamanya ganti air radiator setiap penggunaan 20. 000 km atau mungkin dengan cara ganti air radiator bila air radiator telah keruh.

Anda dapat mengetahui apakah air radiator pada mobil Anda telah keruh atau tidak lewat cara lihat lewat lubang dibagian atas radiator.

Anda tidak perlu beberapa ribet datang ke bengkel mobil bila cuma menginginkan ganti air radiator pada mobil Anda.

Karena Anda dapat mengerjakannya sendiri dirumah dan caranya juga cukup gampang.

Radiator mobil biasanya terbuat daripada bahan logam, tetapi ada pula berbahan plastik.

Untuk menghindar supaya tidak gampang berkarat, jadi supaya menggunakan air bersih untuk menambah kandungan air dalam tangki air cadangan pada radiator.

Ini karena air kotor lebih gampang menyebabkan karat dalam periode waktu kurang dari semengetahuin daripada air bersih yang telah terlepas dari pencemaran.

Radiator mobil di sarankan servis 5 bln. sekali. flush dan pelumas. Pelumas sila pakai merk dari anjuran yang di sarankan untuk type kendaraan Anda.

Kalau beli merk lain, yakinkan itu cocook dan sesuai sama spesifikasi mesin anda.

 

Fungsi radiator pada mobil

Radiator pada mobil berfungsi untuk meradiasikan panas air pendingin ke udara sekitaran.

Lebih simpelnya berfungsi untuk mendinginkan air pendingin yang sudah mendinginkan mesin

Dari namanya kita telah bisa mengetahui prinsip kerjannya yakni radiasi, seperti rotor maka kerjanya perputaran, distributor kerjanya distribusi dan sebagainya.

Oleh karena itu radiator ini berfungsi untuk meradiasikan panas dari air pendingin ke udara sekitaran.

Pendinginan radiator dikerjakan oleh udara yang mengalir saat kendaraan melaju, diluar itu juga dibantu dengan kipas radiator yang ditempatkan dibelakangnya.

 

Tutup radiator ditempatkan di bagian atas radiator, radiator cup ini mempunyai fungsi untuk menghindar air pendingin mendidih pada suhu 100 derajat celcius.

Diluar itu sebagai katup yang bisa mengalirkan air ke reservoir tank ketika suhu mesin tinggi, atau demikian sebaliknya mengalirkan air dari reservoir tank ke radiator ketika suhu mesin telah dingin.

 

Kerusakan pada radiator

Kerusakan yang paling banyak diketemukan pada radiator yaitu kebocoran.

Umumnya kebocoran ini terjadi karena keropos yang dikarenakan oleh korosi atau umur pakai yang sangat lama.

Umumnya radiator yang bocor bisa ditambal kembali, dan dibarengi dengan servis.

Orang umum menyebutnya korok radiator (radiator dibuat bersih).

Radiator mobil tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan, bocor dan cepat panas.

Walau sebenarnya ini adalah satu komponen yang mudah diketemukan di bahagian mesin mobil yaitu sistem pendingin mobil atau kita kenal dengan radiator.

Pekerjaan paling utama dari sistem ini untuk meminimumkan suhu panas mesin waktu bekerja, kerana tidak ada raditor, peluang mesin mobil jadi gampang terbakar.

Kegagalan pada fungsi radiator dengan cara maksimal menyebabkan mesin jadi terlalu panas sampai menyebabkan beberapa komponen gagal melakukan pekerjaan harusnya.

Tips Praktis Mengganti Air Radiator Mobil Sendiri Tanpa Ke Bengkel

Nah, untuk Anda yang menginginkan tips praktis mengganti air radiator mobil sendiri tanpa ke bengkel.

Di bawah ini beberapa tips yang perlu anda kerjakan, diantaranya :

 

Cara pertama, buka penutup lubang radiator dibagian atas. Lantas buka juga baut tempat pembuangan air radiator yang terdapat dibagian bawah radiator.

Kemudian, biarlah sebagian waktu sampai air radiator terbuang semuanya.

Sebelumnya melakukan sistem itu, yakinkan terlebih dulu bila keadaan mesin mobil Anda dingin, supaya tidak mencederai tangan Anda.

Diluar itu, upayakan juga waktu melakukan sistem itu mesin mobil Anda dalam kondisi menyala.

Hal semacam ini berfungsi supaya semuanya air yang masih tetap tersisa di sistem pendingin mesin terbuang semuanya.

 

Cara kedua, sesudah dapat di pastikan bila air di radiator telah terbuang semuanya.

Matikan mesin mobil Anda dan gunakan kembali seperti awal mulanya baut pembuangan air radiator dibagian bawah radiator yang telah Anda buka tadi.

Apabila ada, buka baut tempat pembuangan angin. Lalu isi radiator dengan air bersih atau cairan pendingin radiator (radiator coolant) hingga airnya meluap keluar lewat baut pembuangan angin.

 

Cara ketiga, lalu tutup kembali baut tempat pembuangan angin dan biarlah penutup lubang radiator dibagian atas masih tetap terbuka.

Kemudian nyalakan kembali mesin mobil Anda supaya kipas radiator berputar dan biarlah mesin mobil tetaplah hidup sampai temperatur pada speedometer tunjukkan 1/2.

 

Cara keempat, bila volume air pada radiator di rasa masih tetap kurang, Anda dapat memberikan hingga batas optimal. Apabila di rasa telah cocok, jadi gunakan kembali penutup lubang radiator bagian atas.

 

Cara kelima, selain ganti air radiator, janganlah lupa juga untuk mengecek air pada tangki cadangan radiator (reservoir tank). Bila airnya telah kotor, buka penutup tangki cadangan radiator dan selekasnya buang airnya dan isi kembali dengan air bersih atau cairan pendingin radiator (radiator coolant) yang baru sampai batas optimal. kemudian tutup kembali tangki cadangan radiator dengan rapat.

 

Nah, demikian artikel tentang tips praktis mengganti air radiator mobil sendiri tanpa ke bengkel. Mudah-mudahan karenanya ada artikel sederhana diatas dapat berguna dan membantu Anda.

 

Salam berkendara aman…

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *